Cara Scan & Upload Ijazah untuk SSCASN

Panduan menyiapkan ijazah jadi file PDF yang rapi dan berukuran sesuai untuk diunggah di portal SSCASN atau pendaftaran sekolah kedinasan.

Ijazah adalah salah satu dokumen wajib yang paling sering diminta dalam bentuk PDF saat pendaftaran akun SSCASN maupun seleksi sekolah kedinasan. Berbeda dari pas foto (file gambar wajah), ijazah biasanya berupa dokumen fisik yang perlu diubah dulu jadi file digital sebelum bisa diunggah.

Ketentuan format dan ukuran file untuk tiap jenis dokumen bisa berbeda antar portal dan berubah tiap periode pendaftaran. Selalu cek batas ukuran file yang tertulis langsung di halaman upload portal pendaftaran Anda (SSCASN atau portal instansi tujuan) sebelum submit — jangan berpatokan pada angka dari periode pendaftaran sebelumnya.

Langkah-langkah

  1. 1

    Cek dulu ketentuan resmi portal tujuan

    Buka halaman upload dokumen di portal pendaftaran Anda (SSCASN atau portal instansi tujuan) dan catat format yang diminta (umumnya PDF) serta batas ukuran filenya. Angka ini berbeda-beda tiap portal dan tiap periode pendaftaran, jadi selalu cek langsung di sana, bukan dari sumber lain.

  2. 2

    Foto atau scan ijazah asli

    Gunakan scanner kalau ada, atau foto dengan kamera HP di tempat terang dan rata (hindari bayangan/silau) supaya seluruh teks dan cap/tanda tangan terbaca jelas. Pastikan seluruh sisi ijazah masuk dalam bingkai foto.

  3. 3

    Ubah jadi PDF

    Kalau dokumen Anda masih berupa file gambar (JPG/PNG) hasil foto/scan, gunakan tool JPG ke PDF untuk menggabungkannya jadi satu file PDF.

  4. 4

    Kompres kalau ukurannya masih terlalu besar

    Kalau ukuran file PDF masih di atas batas yang diminta portal, gunakan tool Kompres Dokumen untuk memperkecil ukurannya. Perhatikan trade-off-nya: hasil kompresi mengubah tiap halaman jadi gambar terkompresi, sehingga teks pada PDF tidak lagi bisa di-select/copy — ini umumnya tidak masalah untuk dokumen yang memang cuma perlu dilihat, bukan disalin.

  5. 5

    Cek hasil sebelum diunggah

    Pastikan dokumen terbaca jelas (tidak buram/terpotong), dan ukuran file sudah sesuai batas yang tertulis di halaman upload portal pendaftaran Anda.

  6. 6

    Unggah ke portal pendaftaran

    Upload file hasil pada kolom yang sesuai. Simpan salinan hasil di perangkat Anda sampai proses pendaftaran selesai, untuk jaga-jaga kalau portal meminta upload ulang.

Siap memproses dokumen Anda? Gunakan tool berikut.

Pertanyaan Umum

Apakah ijazah saya harus difoto atau discan dengan mesin scanner?

Tidak wajib pakai mesin scanner. Foto dengan kamera HP juga cukup, asal pencahayaan rata dan seluruh teks terbaca jelas tanpa buram atau terpotong.

Ijazah saya 1 halaman tapi ada juga transkrip beberapa halaman, bagaimana caranya?

Gunakan tool Gabung PDF setelah masing-masing halaman diubah ke PDF, supaya jadi satu file PDF yang berurutan — sebagian portal meminta ijazah dan transkrip diunggah terpisah, sebagian minta digabung. Cek dulu ketentuan portal tujuan Anda.

Kenapa hasil kompresi bikin tulisan di PDF tidak bisa di-select lagi?

Karena proses kompresi di tool ini bekerja dengan mengubah tiap halaman jadi gambar terlebih dulu sebelum dikompres — cara paling efektif untuk memperkecil ukuran file secara signifikan. Konsekuensinya, teks pada hasil akhir tidak lagi bisa di-select/copy, sama seperti hasil scan biasa. Ini umumnya tidak masalah untuk keperluan upload portal pendaftaran.

Ijazah saya belum terbit (masih menunggu), dokumen apa yang bisa dipakai sementara?

Ini pertanyaan soal kebijakan pendaftaran, bukan soal alat — beberapa instansi menerima Surat Keterangan Lulus (SKL) sebagai pengganti sementara, tapi ini kebijakan yang berbeda tiap instansi/tahun. Cek pengumuman resmi instansi tujuan Anda untuk kepastiannya.